Ketika mata pertama kali terbuka di pagi ini
Segera kulangkahkan kaki
Dari balik pintu dapat kulihat pagi sudah tersenyum menyambutku
Kubuka jendela, satu persatu
Merasakan sapaan lembut udara pagi perlahan membelai wajahku
Secangkir teh hangat pagi ini menemani sunyiku
Mencoba mengumpulkan kembali energi-energi terbaik itu
Kubersandar di sofa cokelat itu
Dengan secanagkir teh ditanganku
Merasakan keberadaan Nya
Merasakanlembut kasih Nya
Merasakan setiap hembusan nafas Nya
Menikmati apa yang masih bisa kunikmati pagi ini
Udara sejuk ini
Angin semilir ini
Kicauan burung ini
Indahnya mentari pagi ini
Suara kokok ayam disini
Sebagai warga ibukota
Jarang aku bisa menikmati hal seperti ini
Di hari kerja kotaku terlalu sibuk
Udara segar merupakan hal yang sangat mahal
Jam 6 pun sudah dipenuhi kebisingan
oleh deru kendaraan
Belum lagi asap itu
Ya, asap itu
Asap yang tidak hanya dikeluarkan oleh kendaraan
Tapi juga manusia
Tapi hari ini
Tapi pagi ini
Tidak ada deru kendaraan itu
Tidak ada debu kendaraan itu
Begitu Bersih
Begitu Tenang
Begitu Indah
Begitu Nyaman
Pagi ini, aku bersyukur kepada Nya
Pagi ini, aku bahagia
Secangkir teh hangat pagi ini
Suasana santai dan menenangkan ini
Inilah hidup yang sebenarnya
Begitu damai, sangat damai
Terima kasih Tuhan
Untuk pagi ini
Beautiful Sunday Morning
No comments:
Post a Comment