Ketika mata pertama kali terbuka di pagi ini
Segera kulangkahkan kaki
Dari balik pintu dapat kulihat pagi sudah tersenyum menyambutku
Kubuka jendela, satu persatu
Merasakan sapaan lembut udara pagi perlahan membelai wajahku
Secangkir teh hangat pagi ini menemani sunyiku
Mencoba mengumpulkan kembali energi-energi terbaik itu
Kubersandar di sofa cokelat itu
Dengan secanagkir teh ditanganku
Merasakan keberadaan Nya
Merasakanlembut kasih Nya
Merasakan setiap hembusan nafas Nya
Menikmati apa yang masih bisa kunikmati pagi ini
Udara sejuk ini
Angin semilir ini
Kicauan burung ini
Indahnya mentari pagi ini
Suara kokok ayam disini
Sebagai warga ibukota
Jarang aku bisa menikmati hal seperti ini
Di hari kerja kotaku terlalu sibuk
Udara segar merupakan hal yang sangat mahal
Jam 6 pun sudah dipenuhi kebisingan
oleh deru kendaraan
Belum lagi asap itu
Ya, asap itu
Asap yang tidak hanya dikeluarkan oleh kendaraan
Tapi juga manusia
Tapi hari ini
Tapi pagi ini
Tidak ada deru kendaraan itu
Tidak ada debu kendaraan itu
Begitu Bersih
Begitu Tenang
Begitu Indah
Begitu Nyaman
Pagi ini, aku bersyukur kepada Nya
Pagi ini, aku bahagia
Secangkir teh hangat pagi ini
Suasana santai dan menenangkan ini
Inilah hidup yang sebenarnya
Begitu damai, sangat damai
Terima kasih Tuhan
Untuk pagi ini
Beautiful Sunday Morning
Showing posts with label Holiday. Show all posts
Showing posts with label Holiday. Show all posts
Sunday, February 5, 2012
Friday, December 30, 2011
The end of 2011
Whoaaa tidak terasa 2 hari lagi menuju 2012, entah kenapa saya kurang antusias. Hmm harusnya siyh ga boleh gitu yah, harusnya tetap semangat. Whatever will be, will be... Right? ^_^
Pagi ini, dikantor ibu bos yang cantik masih belum masuk, sama asisten nya juga lagi cuti.
Hmm Cuti... Mungkin pertanyaannya adalah, kenapa saya tidak cuti..??
Karena saya kurang suka cuti, karena saya tidak tahu mau cuti ngapain, mau kemana, jadi saya lebih memilih masuk kantor, karena saya tahu kantor sepi, and I can enjoy my self in here... Ke kantor paling enak, pas kantor sepi, bebasss mau ngapain aja. Dan ini lah sesungguhnya yang namanya istirahat.. Doing Nothing.
Coba kalo kita liburan, otomatis, masih melakukan ini itu, packing, macet di jalan, whoaaa yang ada malah tambah stress.
Dan itulah salah satu saya males cuti beramai-ramai, dari tahun ke tahun setiap cuti baik itu cuti lebaran ataupun natalan saya pasti ada di kantor. Saya pasti nggak akan ambil cuti bersama itu. Karena saya kurang suka keramaian. Kalaupun ingin keluar kota atau ke luar negeri, ada baiknya mengambil hari sibuk, hari dimana kerjaan lagi numpuk, lagi sumpek-sumpeknya, tapi arena hiburan lagi sepi-sepinya, nah ini lah yang namanya liburan, ini yang namanya REFRESHING. Keluar dari penatnya ibukota, mencari ketenangan mencari kesenangan.
Kalau seperti sekarang, sekarang adalah waktunya menikmati Jakarta yang damai, kemacetan tidak separah biasanya, tulisan diskon-diskon cantik terpampang dimana-mana, hmmm moment seperti ini harus benar-benar di nikmati, karena ini hanya terjadi setahun sekali. Apa lagi di Jakarta sendiri pada akhir tahun nanti biasanya akan ada midnite sale gede-gedean. Ya itulah yang saya cari.. DISKON...
Dan jadilah, pagi ini sehabis dari salon, hmm nggak ada salahnya dong creambath di penghujung tahun, itung-itung memanjakan diri sendiri, wujud syukur terhadap diri sendiri, yang mungkin selama ini kurang dapat perhatian dari yang punya. Setelah creambath mint, wangi mint masuk ke pori-pori kepala, hmm dingin, setelah fresh, naek burung biru menuju kantor, sampe kantor langsung nyeduh kopi makan muffin sambil bikin report, nggak kerasa tahu-tahu udah jam makan siang. eh untung nggak laper.
Hari Jumat, pas banget orang lagi libur, seperti yang kita tahu, kalo hari Jumat itu adalah hari yang punya jam istirahat lebih panjang dari hari-hari lainnya, jadi sayang banget kalo hari Jumat yang sepi ini disia-siakan begitu aja, langsung dong saya cuss ke plaza semanggi. Buat apa lagi kalo bukan buat cari BUKU. Dan untung dapet dua buku, kebetulan pengarang nya baru 3 minggu belakangan ini menjadi pengarang favorit saya, TERE-LIYE. Dalam waktu 3 minggu, hampir semua novel Tere-Liye sudah saya punya:
1. Burlian (sudah punya)
2. Pukat (sudah punya)
3. Eliana (sudah punya)
4. Ayahku (bukan) Pembohong (sudah punya)
5. Hafalan Surat Delisa (sudah punya)
6. Bidadari-Bidadari Surga (sudah punya)
7. Rembulan di wajahmu (sudah punya)
8. Sunset bersama Rosie (sudah punya)
9. Moga Bunda di sayang Allah (belum punya)
10. Amelia (belum terbit)
Total dalam 3 minggu, misalkan saja kita pukul rata 1 buku harganya Rp.50.000,- maka dalam waktu kurang dari 3 minggu ini saya sudah menghabiskan Rp. 400.000,- hanya untuk novel-novelnya Tere Liye ini. Oh Gosh, betapa borosnya saya. Tapi itulah kekuatan buku ini, bikin kecanduan, pengen lagi, lagi dan lagi... Saya bukan kutu buku, kalo buku itu nggak bagus, dan nggak memberikan manfaat apa-apa buat saya, saya biasanya nggak akan beli. Untuk buku bacaan biasanya saya mikir seribu kali buat beli, kecuali buku-buku yang memang saya sudah tahu pasti bagus. Tapi novel ini, tangan saya sendiri yang pertama kali menemukanya. Tidak ada referensi dari siapapun, buku pertama yang saya beli adalah Ayahku (bukan) pembohong, dan sekali baca, baru beli siang pas makan siang, paginya sampe di kantor udah habis. Rekor saya dalam membaca buku tebal. Lalu saya cari lagi buku tere yang laen, dan hasilnya semua memang bagus-bagus, dan sekarang saya kecanduan, satu-satunya yang bisa menghentikan adalah si tere liye itu jangan ngeluarin buku baru lagi.
I suggest you to read his book, you will hypnotized by his magical words. Trust me.
Dan jadilah siang ini saya membeli dua buku dia, total dua buku Rp.110.000,- hmmmm lumayan yah... ternyata kalo yang namanya ketagihan itu emang nggak ada duanya, apapun di korbankan, dan tahukah kamu, dari pagi selain muffin itu saya belum memasukan apa-apa lagi, hanya karena buku. Dan seperti nya buku ini selain membuat kantong kurus, juga bisa bikin badan kurus.
Ke Gramedia hari ini nggak cuma beli buku, tapi juga buku harian untuk opa. Opa itu rajin banget menulis semua kegiatannya di buku diary, hampir setiap hari, tidak pernah ketinggalan, segala pengeluaran, dan pemasukan secara rapi, dan ternyata itu menurun, menurun kepada siapa lagi kalo bukan ke cucunya yang sekarang lagi nulis blog ini.
Dan tema hari ini menjelang pergantian tahun adalah buku to buku to buku. Menulis, membaca, menulis lagi, baca lagi... begitulah sepertinya saya akan menghabiskan sisa tahun di tahun 2011 ini. Dan planning saya di tahun 2012 adalah seharian di kamar, nggak kemana-mana, menikmati waktu yang ada, baca buku, nonton DVD, nulis, tidur pastinya.
Eitsss udah mau jam 6 sore niyh, suara sirine polisi di jalan udah mulai kedengeran, nggak ada hub nya siyh, just want to tell you aja, I should go now, and will be back on Monday.
Happy New Year 2012, have a great day ahead.
Kali aja besok-besok nggak sempet nge blog lagi. Ciaooooo...
Pagi ini, dikantor ibu bos yang cantik masih belum masuk, sama asisten nya juga lagi cuti.
Hmm Cuti... Mungkin pertanyaannya adalah, kenapa saya tidak cuti..??
Karena saya kurang suka cuti, karena saya tidak tahu mau cuti ngapain, mau kemana, jadi saya lebih memilih masuk kantor, karena saya tahu kantor sepi, and I can enjoy my self in here... Ke kantor paling enak, pas kantor sepi, bebasss mau ngapain aja. Dan ini lah sesungguhnya yang namanya istirahat.. Doing Nothing.
Coba kalo kita liburan, otomatis, masih melakukan ini itu, packing, macet di jalan, whoaaa yang ada malah tambah stress.
Dan itulah salah satu saya males cuti beramai-ramai, dari tahun ke tahun setiap cuti baik itu cuti lebaran ataupun natalan saya pasti ada di kantor. Saya pasti nggak akan ambil cuti bersama itu. Karena saya kurang suka keramaian. Kalaupun ingin keluar kota atau ke luar negeri, ada baiknya mengambil hari sibuk, hari dimana kerjaan lagi numpuk, lagi sumpek-sumpeknya, tapi arena hiburan lagi sepi-sepinya, nah ini lah yang namanya liburan, ini yang namanya REFRESHING. Keluar dari penatnya ibukota, mencari ketenangan mencari kesenangan.
Kalau seperti sekarang, sekarang adalah waktunya menikmati Jakarta yang damai, kemacetan tidak separah biasanya, tulisan diskon-diskon cantik terpampang dimana-mana, hmmm moment seperti ini harus benar-benar di nikmati, karena ini hanya terjadi setahun sekali. Apa lagi di Jakarta sendiri pada akhir tahun nanti biasanya akan ada midnite sale gede-gedean. Ya itulah yang saya cari.. DISKON...
Dan jadilah, pagi ini sehabis dari salon, hmm nggak ada salahnya dong creambath di penghujung tahun, itung-itung memanjakan diri sendiri, wujud syukur terhadap diri sendiri, yang mungkin selama ini kurang dapat perhatian dari yang punya. Setelah creambath mint, wangi mint masuk ke pori-pori kepala, hmm dingin, setelah fresh, naek burung biru menuju kantor, sampe kantor langsung nyeduh kopi makan muffin sambil bikin report, nggak kerasa tahu-tahu udah jam makan siang. eh untung nggak laper.
Hari Jumat, pas banget orang lagi libur, seperti yang kita tahu, kalo hari Jumat itu adalah hari yang punya jam istirahat lebih panjang dari hari-hari lainnya, jadi sayang banget kalo hari Jumat yang sepi ini disia-siakan begitu aja, langsung dong saya cuss ke plaza semanggi. Buat apa lagi kalo bukan buat cari BUKU. Dan untung dapet dua buku, kebetulan pengarang nya baru 3 minggu belakangan ini menjadi pengarang favorit saya, TERE-LIYE. Dalam waktu 3 minggu, hampir semua novel Tere-Liye sudah saya punya:
1. Burlian (sudah punya)
2. Pukat (sudah punya)
3. Eliana (sudah punya)
4. Ayahku (bukan) Pembohong (sudah punya)
5. Hafalan Surat Delisa (sudah punya)
6. Bidadari-Bidadari Surga (sudah punya)
7. Rembulan di wajahmu (sudah punya)
8. Sunset bersama Rosie (sudah punya)
9. Moga Bunda di sayang Allah (belum punya)
10. Amelia (belum terbit)
Total dalam 3 minggu, misalkan saja kita pukul rata 1 buku harganya Rp.50.000,- maka dalam waktu kurang dari 3 minggu ini saya sudah menghabiskan Rp. 400.000,- hanya untuk novel-novelnya Tere Liye ini. Oh Gosh, betapa borosnya saya. Tapi itulah kekuatan buku ini, bikin kecanduan, pengen lagi, lagi dan lagi... Saya bukan kutu buku, kalo buku itu nggak bagus, dan nggak memberikan manfaat apa-apa buat saya, saya biasanya nggak akan beli. Untuk buku bacaan biasanya saya mikir seribu kali buat beli, kecuali buku-buku yang memang saya sudah tahu pasti bagus. Tapi novel ini, tangan saya sendiri yang pertama kali menemukanya. Tidak ada referensi dari siapapun, buku pertama yang saya beli adalah Ayahku (bukan) pembohong, dan sekali baca, baru beli siang pas makan siang, paginya sampe di kantor udah habis. Rekor saya dalam membaca buku tebal. Lalu saya cari lagi buku tere yang laen, dan hasilnya semua memang bagus-bagus, dan sekarang saya kecanduan, satu-satunya yang bisa menghentikan adalah si tere liye itu jangan ngeluarin buku baru lagi.
I suggest you to read his book, you will hypnotized by his magical words. Trust me.
Dan jadilah siang ini saya membeli dua buku dia, total dua buku Rp.110.000,- hmmmm lumayan yah... ternyata kalo yang namanya ketagihan itu emang nggak ada duanya, apapun di korbankan, dan tahukah kamu, dari pagi selain muffin itu saya belum memasukan apa-apa lagi, hanya karena buku. Dan seperti nya buku ini selain membuat kantong kurus, juga bisa bikin badan kurus.
Ke Gramedia hari ini nggak cuma beli buku, tapi juga buku harian untuk opa. Opa itu rajin banget menulis semua kegiatannya di buku diary, hampir setiap hari, tidak pernah ketinggalan, segala pengeluaran, dan pemasukan secara rapi, dan ternyata itu menurun, menurun kepada siapa lagi kalo bukan ke cucunya yang sekarang lagi nulis blog ini.
Dan tema hari ini menjelang pergantian tahun adalah buku to buku to buku. Menulis, membaca, menulis lagi, baca lagi... begitulah sepertinya saya akan menghabiskan sisa tahun di tahun 2011 ini. Dan planning saya di tahun 2012 adalah seharian di kamar, nggak kemana-mana, menikmati waktu yang ada, baca buku, nonton DVD, nulis, tidur pastinya.
Eitsss udah mau jam 6 sore niyh, suara sirine polisi di jalan udah mulai kedengeran, nggak ada hub nya siyh, just want to tell you aja, I should go now, and will be back on Monday.
Happy New Year 2012, have a great day ahead.
Kali aja besok-besok nggak sempet nge blog lagi. Ciaooooo...
Saturday, December 11, 2010
Phuket 2010
Phuket 2010.
Fuihhh setelah menunggu lama akhir nya jadi juga perjalanan gue ke phuket, setelah vietnam, sekarang menjelajah thailand. Yippieee...
Dengan segala suka dukanya gue berangkat sama my beloved aunty yang mungil tante Ubeth, dan another beloved aunty yang cantik tante otha. Kita berangkat dari Jakarta hari kamis pagi. Dan sampe di Phuket sore hari lah. Kalo diliat dari pesawat, asli keren bangetttt emang yang namanya phuket ini, sebelum kita mendarat aja, gue udah ngiler duluan ngeliatnya.
Dari bandara kita disambut sama penjaga bandara yang GALAK PARAH..
Pas tante Ubeth mau foto gue ama tante Otha di bandara. Biasalah kalo ke negeri orang belum afdhol rasanya kalo belum foto di bandara negara tujuan. And mana we te he kalo ternyata di bandara itu dilarang mengambil foto. Dan seketika kita ditegor sama petugas bandara yang langsung teriak sambil lari kearah kita, kalo gue bilang lebih mirip kayak neriakin maling. Dengan kasar dia minta kita untuk hapus gambar nya saat itu juga. Ya tante ubeth, masih dengan senyum ramah khas Indonesia cuma bilang "Oh sorry, we don't know about that. We will delete it, you can see ya". Sambil nge-delete sambil ngasih liat ke petugas. Dan muka petugas setelah dapet senyuman dari tante gue, ternyata tetep galak. Ga berubah satu derajat pun itu garis bibirnya. Ajib bener dah ini negara.
Antrian panjang di imigrasi dimulai, dan ga ada satupun penjaga yang tersenyum... (sama seperti di Vietnam & Malaysia). Malaysia lebih parah lagi, di dadanya tersemat jelas pin "we serve with smile" tapi Smile nya dalam hati mungkin ya.
Didalam kamarnya sendiri ada 1 king bed, dan 1 single bed. 3 kursi di tengah kamar, TV cable, connecting door. Sorry ya, kasur nya berantakan, tante-tante gue kalo tidur agak rusuh.
Ruangan nya homie banget, kamar mandinya juga bersih. Ada lemari pakaian yang besar, ada buffet, ada lemari kecil. Interiornya juga bagus, nyaman banget.

Makanan pertama yang kita coba pas disana, setelah 1 jam keliling pantai dan 1 jam mencari makanan halal, akhirnya kita nemu Mc'D, udah kehabisan ide buat cari makanan khas sana yang halal. Abis makan Mc'D baru kita balik ke kamar, istirahat sebentar, malemnya baru keluar lagi. Kebetulan hotel kita deket banget kalo mau kemana-mana. Di daerah Soi Bangla. Sepanjang malam itu emang benar-benar jadi tempat hiburan malam yang hidup banget. So much fun here. If you like beer, you must go to here for the best price. Perempuan-perempuan dengan pakaian secukupnya, asal nutup, nggak tahu juga itu perempuan atau bukan. Tapi asli mereka itu ramah banget.
Malam itu kita makan di seafood restaurant. Tante Ubeth ini termasuk pemilih, dia masih takut kalo makanan itu haram, jadi dia nggak pesen makan. Kalo gue, nggak usah tanya, kalo udah di negeri orang selama bukan babi hajar aja. Laperrr dan sayang banget kalo nggak wisata kuliner disini. Jadilah di tempat seafood ini cuma gue ama Tante Otha yang makan Seafood. Terus kita jalan lagi cari makanan lagi buat Tante Ubeth, akhirnya nemu Cairo Resto, dengan tulisan HALAL yang gede banget. Ga ragu, Tante gue langsung masuk. Disitu kita pesen seafood juga, tapi lebih halal dari yang sebelumnya karena nggak di campur wine kayaknya. Tapi emang rasanya lebih enak yang gue makan pertama.
Abis makan, baru kita keliling lagi lagi dan lagi. Nggak ada capeknya sama sekali.
Tapi waktu harus berhenti dulu. Kita tetap harus istirahat. Karena kita masih harus jalan-jalan ke James Bond Island ke esokan harinya.
Day-2
Location in James Bond Island:
Ngeliat palung begitu doang sih gue biasa aja, yang bikin gue sedikit wonder ya, ternyata pas di James Bond Island ini ada tempat Shalatnya, lengkap dengan Mukena dan Sajadah. Oh Phuket, pesona mu benar-benar membunuhku.
And I really want to go back there.
Ya Allah, beri aku kesempatan kembali kesana. Amin.
Wrote on 2010. Published on 2012.
Fuihhh setelah menunggu lama akhir nya jadi juga perjalanan gue ke phuket, setelah vietnam, sekarang menjelajah thailand. Yippieee...
Dengan segala suka dukanya gue berangkat sama my beloved aunty yang mungil tante Ubeth, dan another beloved aunty yang cantik tante otha. Kita berangkat dari Jakarta hari kamis pagi. Dan sampe di Phuket sore hari lah. Kalo diliat dari pesawat, asli keren bangetttt emang yang namanya phuket ini, sebelum kita mendarat aja, gue udah ngiler duluan ngeliatnya.
Dari bandara kita disambut sama penjaga bandara yang GALAK PARAH..
Pas tante Ubeth mau foto gue ama tante Otha di bandara. Biasalah kalo ke negeri orang belum afdhol rasanya kalo belum foto di bandara negara tujuan. And mana we te he kalo ternyata di bandara itu dilarang mengambil foto. Dan seketika kita ditegor sama petugas bandara yang langsung teriak sambil lari kearah kita, kalo gue bilang lebih mirip kayak neriakin maling. Dengan kasar dia minta kita untuk hapus gambar nya saat itu juga. Ya tante ubeth, masih dengan senyum ramah khas Indonesia cuma bilang "Oh sorry, we don't know about that. We will delete it, you can see ya". Sambil nge-delete sambil ngasih liat ke petugas. Dan muka petugas setelah dapet senyuman dari tante gue, ternyata tetep galak. Ga berubah satu derajat pun itu garis bibirnya. Ajib bener dah ini negara.
Antrian panjang di imigrasi dimulai, dan ga ada satupun penjaga yang tersenyum... (sama seperti di Vietnam & Malaysia). Malaysia lebih parah lagi, di dadanya tersemat jelas pin "we serve with smile" tapi Smile nya dalam hati mungkin ya.
Sampe di luar, kita cari taxi, dapat lah taxi yang siap mengantar kita ke Rico's Hotel. Hotel yang udah di booking sama tante gue dari jauh-jauh hari hasil dari pencarian di internet, dari bandara ke hotel lumayan jauh. Hotel ini terlihat dari luar nggak begitu bagus, tapi pas di liat dalam nya yaa lumayan lah, lumayan banget, mengingat untuk hotel ini kita hanya mengeluarkan biaya Rp. 200.000,- / malam (tanpa sarapan).


Didalam kamarnya sendiri ada 1 king bed, dan 1 single bed. 3 kursi di tengah kamar, TV cable, connecting door. Sorry ya, kasur nya berantakan, tante-tante gue kalo tidur agak rusuh.

Ruangan nya homie banget, kamar mandinya juga bersih. Ada lemari pakaian yang besar, ada buffet, ada lemari kecil. Interiornya juga bagus, nyaman banget.

Hotel kita terletak ga jauh dari pantai, jadi kalau kita mau maen ke pantai tinggal jalan kaki. hmmm mantab banget kan.
Begitu sampai hotel, hal yang pertama kita lakukan adalah berbenah, secara bawaan kita itu rempong banget, maklum perempuan. Abis itu mandi, dan shalat Ashar. Karena merasa waktu yang kita punya nggak banyak, walaupun udah ngiler ngeliat kasur empuk nan bersih itu, tapi aroma pantai udah mersauki pikiran kita, kita langsung jalan-jalan ke pantai. Pantai nyaaa asli bersiiiihhhhhhh bangetttt. Beda banget sama pantai-pantai di jakarta, baik ancol ataupun pulau seribu. Disini pengunjungnya juga banyak, tapi pantai mereka tetep bersih. Kesadaran mereka sama lingkungan kayaknya jauh lebih tinggi dibanding di Jakarta. Dan untungnya hampir semua penduduk di sini bisa bahasa inggris, jadi gue juga nggak kesulitan kalo mau jalan-jalan, dan cari makan.
Pantai ini pasir nya putih, pemandangannya indah, karena nggak jauh dari pantai kita udah bisa liat gunung. Makanan pertama yang kita coba pas disana, setelah 1 jam keliling pantai dan 1 jam mencari makanan halal, akhirnya kita nemu Mc'D, udah kehabisan ide buat cari makanan khas sana yang halal. Abis makan Mc'D baru kita balik ke kamar, istirahat sebentar, malemnya baru keluar lagi. Kebetulan hotel kita deket banget kalo mau kemana-mana. Di daerah Soi Bangla. Sepanjang malam itu emang benar-benar jadi tempat hiburan malam yang hidup banget. So much fun here. If you like beer, you must go to here for the best price. Perempuan-perempuan dengan pakaian secukupnya, asal nutup, nggak tahu juga itu perempuan atau bukan. Tapi asli mereka itu ramah banget.
Malam itu kita makan di seafood restaurant. Tante Ubeth ini termasuk pemilih, dia masih takut kalo makanan itu haram, jadi dia nggak pesen makan. Kalo gue, nggak usah tanya, kalo udah di negeri orang selama bukan babi hajar aja. Laperrr dan sayang banget kalo nggak wisata kuliner disini. Jadilah di tempat seafood ini cuma gue ama Tante Otha yang makan Seafood. Terus kita jalan lagi cari makanan lagi buat Tante Ubeth, akhirnya nemu Cairo Resto, dengan tulisan HALAL yang gede banget. Ga ragu, Tante gue langsung masuk. Disitu kita pesen seafood juga, tapi lebih halal dari yang sebelumnya karena nggak di campur wine kayaknya. Tapi emang rasanya lebih enak yang gue makan pertama.
Abis makan, baru kita keliling lagi lagi dan lagi. Nggak ada capeknya sama sekali.
Tapi waktu harus berhenti dulu. Kita tetap harus istirahat. Karena kita masih harus jalan-jalan ke James Bond Island ke esokan harinya.
Day-2
Location in James Bond Island:
Berhubung yang punya kamera si Tante ubeth, jadi dia juga yang diabadikan di depan James Bond island ini.
And I really want to go back there.
Ya Allah, beri aku kesempatan kembali kesana. Amin.
Wrote on 2010. Published on 2012.
Tuesday, December 29, 2009
Pulau Pramuka 27 Dec 2009
Minggu, 27 Dec 2009
Pagi" alarm anita bunyi, tapi gue cuekin, begitu juga sama anak-anak yang laen, gue yakin banget mereka pada denger tuh bunyi alarm, ga lama kemudian alarm gue bunyi, kali ini gue beneran kepluk banget, akhirnya si irene yang matiin alarmnya.
Pas gue bangun ibu guru udah teriak teriak, ayo bangunnn banguunnn mandiii.... whoahhh pantes jadi guru, hmm dengan keterpaksaan gue bangun, si anita lagi kebawah bikin kopi, setelah kita beres-beres di kamar, kita jalan ke penakaran penyu, tempatnya ga begitu besar, tapi lumayan keren...
and here we are:

Disitu kita liat penyu bengkok.... hmm kasian juga sih...
abis itu kita ke pelestarian hutan bakau, and foto-foto diatas gedung ga jadi... agak parno naek tangganya karena ga ada pegangannya, yah demi foto apapun kita lakukan.... walaupun membahayakan diri sendiri...

Foto ini belum seberapa, karena ini baru ditangga bawah, karena kita foto bener-bener sampe ke atas and itu beneran bikin gue rada parno...
Setelah foto nekat itu, kita cari lokasi laen wat foto, ada satu lokasi, ga tahu itu tempat apa, ada tangganya dan banyak daun berserakan, gue suka banget liatnya, fotolah kita disitu, and begini hasilnya:

Kalo ada yang mau prewed, disini aj, keren banget tempatnya wat poto-poto... klasik-klasik gimana gitu... hehehe..
Abis itu, kita makan nasi goreng di cafe ade, biasa aja sih, cuma berhubung laper yah lumayan lah, terus kita balik lagi ke wisma, buat naro tas ke gerobak, fyi disini ga ada mobil, ada nya motor, jadi untuk angkut barang mereka pake gerobak. Fyi, juga disini listrik mati dari jam 9 sampe jam 21.00, bagus bangettt.... jadi ga bisa ngapa-ngapainn... tega-tega nya pemerintah disini.... berarti masyarakat disini ga bisa nonton TV selama itu... kasian banget... kalo turis domestik kayak gue gini mah seneng-seneng aja, kita lebih berasa masuk ke daerah pelosoknya, tapi penduduk yang tinggal disini, apa kabar rasanya hidup tanpa listrik selama itu... oughh no...
Sampailah kita diakhir perjalanan....
Agak sedih juga, tapi puasssssss banget bissa berkunjung ke pulau ini, nah moment ini bener-bener harus diabadikan....

"Selamat tinggal Pulau Pramuka, semoga lain waktu gue bisa balik lagi kesini"
Abis itu, kita ke dermaga kali ini gue pilih duduk diatas, biar ga mabok lagi.... yah beginilah kondisi orang-orang yang duduk diatas:
Masuk angin, udah pasti.. secara angin langsung kena ke badan kita.... hujan, yah langsung kena, karena yang ketutup cuma atasnya aja...
Perahu kayu siap jalan, baru jalan beberapa meter, ada orang teriak-teriak ada yang ketinggalan, perahu menepi lagi dan ngangkut orang-orang itu... gak lama perahu jalan lagi...kira-kira 15 menit perahu itu balik lagi ke dermaga, loh ada apa nih tanya gue dalam hati, ohhh ternyata segerombolan ABG chinese rempong itu ketinggalan.... alamaaakk... tadi pas kita udah siap-siap ke perahu, mereka lagi santai makan di cafe ade itu, malah sempet denger mereka merencanakan mau jalan kemana lagi, gue pikir gue ga bakalan bareng mereka lagi, eh ternyataaaa perahu jauh-jauh puter balikwat jemput mereka doang... whoaa luarrr biasaaa bangettt.....
Begitu sampe kembali di muara karang, gue langsung beli teh botol, secara hausssss banget... hmmm beda bangettt... begitu bau amis itu kecium, hmmm itu tandanya kita udah kembali ke muara angke.... baunya khas bangettt....
Kita pulang naek angkot, karena ga ada taksi disitu, naek taksi yang ga tahu juga sampe mana tempatnya, begitu liat ada taksi kita semua turun, and disini kita berpisah. naek taksi cab menuju perjalanan selanjutnya, eksis di bekasi wat kumpul sama teman-teman yang laen, walopun udah tepar setengah mati.
Apapun yang terjadi di perjalanan kali ini, hmmm semuanya serba seru...
Ga nyesel banget gue ikut trip to pulau pramuka kali ini, keren abisss.... nambah pengalaman... nambah teman... kerennn....
I really really enjoy this trip....
Pagi" alarm anita bunyi, tapi gue cuekin, begitu juga sama anak-anak yang laen, gue yakin banget mereka pada denger tuh bunyi alarm, ga lama kemudian alarm gue bunyi, kali ini gue beneran kepluk banget, akhirnya si irene yang matiin alarmnya.
Pas gue bangun ibu guru udah teriak teriak, ayo bangunnn banguunnn mandiii.... whoahhh pantes jadi guru, hmm dengan keterpaksaan gue bangun, si anita lagi kebawah bikin kopi, setelah kita beres-beres di kamar, kita jalan ke penakaran penyu, tempatnya ga begitu besar, tapi lumayan keren...
and here we are:

Disitu kita liat penyu bengkok.... hmm kasian juga sih...
abis itu kita ke pelestarian hutan bakau, and foto-foto diatas gedung ga jadi... agak parno naek tangganya karena ga ada pegangannya, yah demi foto apapun kita lakukan.... walaupun membahayakan diri sendiri...

Foto ini belum seberapa, karena ini baru ditangga bawah, karena kita foto bener-bener sampe ke atas and itu beneran bikin gue rada parno...
Setelah foto nekat itu, kita cari lokasi laen wat foto, ada satu lokasi, ga tahu itu tempat apa, ada tangganya dan banyak daun berserakan, gue suka banget liatnya, fotolah kita disitu, and begini hasilnya:

Kalo ada yang mau prewed, disini aj, keren banget tempatnya wat poto-poto... klasik-klasik gimana gitu... hehehe..
Abis itu, kita makan nasi goreng di cafe ade, biasa aja sih, cuma berhubung laper yah lumayan lah, terus kita balik lagi ke wisma, buat naro tas ke gerobak, fyi disini ga ada mobil, ada nya motor, jadi untuk angkut barang mereka pake gerobak. Fyi, juga disini listrik mati dari jam 9 sampe jam 21.00, bagus bangettt.... jadi ga bisa ngapa-ngapainn... tega-tega nya pemerintah disini.... berarti masyarakat disini ga bisa nonton TV selama itu... kasian banget... kalo turis domestik kayak gue gini mah seneng-seneng aja, kita lebih berasa masuk ke daerah pelosoknya, tapi penduduk yang tinggal disini, apa kabar rasanya hidup tanpa listrik selama itu... oughh no...
Sampailah kita diakhir perjalanan....
Agak sedih juga, tapi puasssssss banget bissa berkunjung ke pulau ini, nah moment ini bener-bener harus diabadikan....

"Selamat tinggal Pulau Pramuka, semoga lain waktu gue bisa balik lagi kesini"
Abis itu, kita ke dermaga kali ini gue pilih duduk diatas, biar ga mabok lagi.... yah beginilah kondisi orang-orang yang duduk diatas:
Masuk angin, udah pasti.. secara angin langsung kena ke badan kita.... hujan, yah langsung kena, karena yang ketutup cuma atasnya aja...Perahu kayu siap jalan, baru jalan beberapa meter, ada orang teriak-teriak ada yang ketinggalan, perahu menepi lagi dan ngangkut orang-orang itu... gak lama perahu jalan lagi...kira-kira 15 menit perahu itu balik lagi ke dermaga, loh ada apa nih tanya gue dalam hati, ohhh ternyata segerombolan ABG chinese rempong itu ketinggalan.... alamaaakk... tadi pas kita udah siap-siap ke perahu, mereka lagi santai makan di cafe ade itu, malah sempet denger mereka merencanakan mau jalan kemana lagi, gue pikir gue ga bakalan bareng mereka lagi, eh ternyataaaa perahu jauh-jauh puter balikwat jemput mereka doang... whoaa luarrr biasaaa bangettt.....
Begitu sampe kembali di muara karang, gue langsung beli teh botol, secara hausssss banget... hmmm beda bangettt... begitu bau amis itu kecium, hmmm itu tandanya kita udah kembali ke muara angke.... baunya khas bangettt....
Kita pulang naek angkot, karena ga ada taksi disitu, naek taksi yang ga tahu juga sampe mana tempatnya, begitu liat ada taksi kita semua turun, and disini kita berpisah. naek taksi cab menuju perjalanan selanjutnya, eksis di bekasi wat kumpul sama teman-teman yang laen, walopun udah tepar setengah mati.
Apapun yang terjadi di perjalanan kali ini, hmmm semuanya serba seru...
Ga nyesel banget gue ikut trip to pulau pramuka kali ini, keren abisss.... nambah pengalaman... nambah teman... kerennn....
I really really enjoy this trip....
Pulau Pramuka 26 Dec 2009
Saturday 26 Dec 2009.
Perjalanan menuju Pulau Pramuka dimulai dari Muara Angke, tempat yang emang nggak banget, bau amis nya langsung berasa begitu kita masuk gerbang pasar. wat bisa sampe ke Pulau Pramuka, kita harus naek perahu kayu yang mengangkut sasyur mayur itu, kebetulan karena gue dan dua orang rekanz yang laen gak ngerti, kita ambil posisi di bawah, karena kita pikir lebih aman, karena lebih tertutup, karena kalau diatas langsung kena angin, kena hujan.
and, here we are:
Irene Margaretha, Anita Uli, and Me.
Fyi, disamping irene, kalo lo perhatikan baik-baik, ada segerombalan ABG chinese yang hebohh banget... whoaa bikin kepala gue pusing, teriak-teriakan mulu, udah diri di jendela, pas kena cipratan air teriak-teriak... oughh no... heboooohhhhh bangettt..... gue, anita, and irene berdoa semoga mereka ga sekamar ama kita.... untungnya, jangankan sekamar, sewisma pun nggak.. oughh thanks God....
Memulai trip kali ini tanpa sarapan kayaknya bukan ide bagus, dari balik jendela diatas kepala gue itu, dateng ibu-ibu separuh baya nawarin ketan, hmmm pucuk dicinta ketan tiba, langsung gue ama anita balik badan ke belakang,and segera memesan tuh ketan tanpa pikir panjang pastinya, secara harganya cuma Rp. 5000 untuk dua bungkus, and ketannya bukan ketan bulet, tapi ketan yagn disendok pake sendok nasi. Hmm yummy, ketan ditaburi kelapa plus sambel kacang... hmm yummy...
But tujuan trip kali ini bukan untuk makan isn't it.... makanan ini special kita beli karna emang kita butuh, karna kita bener" belum sarapan. masa mau naek perahu 2 jam tanpa makan, yah ga logis aja kayaknya..
Ga lama kemudian perahu kayu itu berangkat, hmm gue bener" menikmati angin laut, saking ga mau menyia-nyiakan pemandangan laut, gue berdiri bersandar di jendela perahu untuk ngeliat keindahan laut dari atas perahu, ombak ombak yang terlihat datar cuma saling baku hantam satu sama lain, persis seperti manusia, keliatannya santai padahal hidupnya begejolak... semua masih bisa gue nikmatin sampe akhirnya ujan turun, and si kapten kapal berkaca mata hitam yang sama sekali ga mirip tom cruise itu nyuruh awak kapalnya wat nutup jendela perahu. uhh sial... tiba-tiba gue pemandangan itu berubah jadi sumpek, karena hujan diluar, jadi orang-orang diatas pada turun kebawah, ombak kenceng menggoyang perahu cukup kenceng, dan perut gue berasa di kocok-kocok, udara pengap, orang mundar-mandir, bau sayuran, bau ikan, bau manusia... semua campur jadi satu, and ini semua bikin gue mual... oughhh no... begitu sampe di dermaga, gue langsung turun and cari tempat muntah yang enak... tapi sial, ga bisa dimuntahin juga... cuma mual aja...
Begitu sampe, kita langsung jalan ke lokasi penginapan, namanya wisma dermaga, penginapan yang awalnya gue pikir 'ga banget' ternyata 'wokeehhhhh banget', tempatnya asri, nyaman, ber AC pula.. kayak gini nih tempatnya...

sampe sana kita makan siang, taro barang, and segera siap" wat snorkeling di pulau gue lupa lah pulau pertama itu pulau apa namanya...
hmm ternyata begini ribet make peralatan ini yah, kacamata yang super ketat, si snorkle yang bikin napas susah, mana si kaki katak itu berat banget kalo dipake, bukan mempermudah jalan, malah mempersulit.

tapi begitu gue masuk di aer dan ngeliat dalam laut, hmmm gue cuma terkagum-kagum dalam hati... oh begini toh dalam laut itu, keren abis, takut juga iya, karena semua itu serba baru buat gue, liat karang, dan tanaman-tanaman laut... whoaaaaa kerennn bangettttttt......
pindah lagi kita ke lokasi berikutnya, dipantai ke dua ini , banyak banget bulu babi, ngeliatnya aja gue langsung tahu ini dari tadi yang diomongin ama si instruktur supaya kita berhati-hati sama bulu babi, bener-bener ga bisa di bilang bulu, karena bentuknya lebih mirip landak, berduri-duri begitu, gue juga heran kenapa dinamain bulu babi, kenapa ga bulu landak aja sekalian, apa karena babi botak, jadi ada sejarahnya bulu babi di buang kelaut. hahhahaa emang kadang imajinasi gue suka menari-nari sendiri di otak gue.
Untung se untung-untung nya, walaupun berkali-kali gue ngelewatin bulu babi, gue gak jadi korban si bulu babi ini, karena emang gue takut, jadi setiap liat bulu babi, gue selalu kabur, asli ga nyaman banget gue ngomong bulu babi, kayaknya kasar banget... hehehehe.. di pulau yang banyak bulu babi ini juga, gue berhasil berdiri diatas batu karang besar sama anita... whoaaa senangnyaaaa.... sayang ga ada yang fotoin...... walaupun untuk kembali ke perahu, kita terpaksa diseret sama pelatihnya, supaya ga kena bulu babi.... hahahahaaaa.... tapi enak banget rasanya diseret begitu, santaaaiii bangetttt.....
Di pulau yang ketiga, kita ngeliat karang buatan, yang ini jauh lebih keren lagi, karena gue bisa megang ikan-ikan sesuka hati gue, dan ngelewatin beberapa karang yang keren abis... yah namanya juga karang buatan, gue berasa jadi kayak peneliti titanic... hehehehe... disini nih, si Anita jadi korban ubur-ubur, gue juga sih, untung nya dia duluan, jadi gue tahu gmana cara ngindar dari si ubur-ubur gaib itu.
Selama ini gue pikir yang namanya ubur-ubur gede, ternyata dia ga terllihat oleh mata, cuma gatel doang.
ngomong-ngomong soal anita, dia lebih keren lagi, lengkap banget dia dapet salam perkenalan dari pulau pramuka, di pulau pertama dia jadi korban batu karang, kakinya berdarah kena karang, di pulau kedua dia juga jadi korban bulu babi, kakinya kena tusuk bulu babi, dipulau ke tiga dia juga jadi korban ubur-ubur, bibir and tangannya disengat ubur-ubur. ini gambar laut tempat si anita jadi korban ubur-ubur... :D

selesai dari pulau kepulau itu, kita foto-foto di pulau ke empat, pulau nya keren abis, kita abisin waktu wat foto-foto disana. abis tuh kita ke pulau ke lima, disini kita pesen makan, baru kembali ke wisma untuk ganti baju, mandi, dan siap-siap balik lagi ke pulau kelima untuk menikmati santap malam.
Pas makan malam, perut gue berasa begah banget, bukan karena kebanyakan makan, tapi karena masuk angin kayaknya, mengingat perjalanan dari satu pulau ke pulau yang laen harus dilalui dengan perahu kayu, yang anginnya langsung mengenai badan, baju basah yang kita pake, kering karena angin.

so bisa kbayang kan gimana rasanya kalo baju kering dibadan, belum lagi pas makan siang, makan gue dikit banget. di perahu juga udah diputuskan kalo gue kebagian mandi terakhir, karena gue yang paling simple, karena gue ga perlu catok rambut, and gue juga lagi ga datang bulan, jadi ga ada alasan untuk mandi duluan, jadi gue ngalah untuk kebagian mandi paling belakang. karena ga betah, gue buka baju yang basah and tidur di balik selimut, sambil tunggu temen-temen gue yang laen mandi, pas giliran gue mandi, ga tahu kenapa tuh aer rasanya dingin bangetttt... ampe kaku badan gue, tapi mau ga mau harus mandi, karena abis maen air laut seharian, ga mungkin juga gue ga mandi... akhirnya gue paksain mandi dengan air super dingin itu...
tapi karena gue masih menikmati malam itu, gue tetep santai.... sampe setelah makan, gue rasanya dah mulai ngantuk berat, anita, irene, and rina (anak baru seorang guru yang sekamar sama kita, yang diketahui belakangan dia temennya sigit priyono juga) asyik berkaraoke menghibur peserta lain, and gue duduk di pinggiran dengan jaket kupluk gue, gue tutup muka gue dengan kupluk gue, and gue tidurrr.... sampe perahu dateng, pas perahu dateng, ga pake basa basi langsung naek, begitu sampe wisma, niatnya langsung tidur, tapi ga bisa, yah kira-kira 15 menitan ngobrol sama anak-anak, ga lama kemudian niatnya pengen nonton kate winslet eh malah langsung pules.... capek banget kayaknya...
to be continued...
Perjalanan menuju Pulau Pramuka dimulai dari Muara Angke, tempat yang emang nggak banget, bau amis nya langsung berasa begitu kita masuk gerbang pasar. wat bisa sampe ke Pulau Pramuka, kita harus naek perahu kayu yang mengangkut sasyur mayur itu, kebetulan karena gue dan dua orang rekanz yang laen gak ngerti, kita ambil posisi di bawah, karena kita pikir lebih aman, karena lebih tertutup, karena kalau diatas langsung kena angin, kena hujan.
and, here we are:
Irene Margaretha, Anita Uli, and Me.Fyi, disamping irene, kalo lo perhatikan baik-baik, ada segerombalan ABG chinese yang hebohh banget... whoaa bikin kepala gue pusing, teriak-teriakan mulu, udah diri di jendela, pas kena cipratan air teriak-teriak... oughh no... heboooohhhhh bangettt..... gue, anita, and irene berdoa semoga mereka ga sekamar ama kita.... untungnya, jangankan sekamar, sewisma pun nggak.. oughh thanks God....
Memulai trip kali ini tanpa sarapan kayaknya bukan ide bagus, dari balik jendela diatas kepala gue itu, dateng ibu-ibu separuh baya nawarin ketan, hmmm pucuk dicinta ketan tiba, langsung gue ama anita balik badan ke belakang,and segera memesan tuh ketan tanpa pikir panjang pastinya, secara harganya cuma Rp. 5000 untuk dua bungkus, and ketannya bukan ketan bulet, tapi ketan yagn disendok pake sendok nasi. Hmm yummy, ketan ditaburi kelapa plus sambel kacang... hmm yummy...
But tujuan trip kali ini bukan untuk makan isn't it.... makanan ini special kita beli karna emang kita butuh, karna kita bener" belum sarapan. masa mau naek perahu 2 jam tanpa makan, yah ga logis aja kayaknya..
Ga lama kemudian perahu kayu itu berangkat, hmm gue bener" menikmati angin laut, saking ga mau menyia-nyiakan pemandangan laut, gue berdiri bersandar di jendela perahu untuk ngeliat keindahan laut dari atas perahu, ombak ombak yang terlihat datar cuma saling baku hantam satu sama lain, persis seperti manusia, keliatannya santai padahal hidupnya begejolak... semua masih bisa gue nikmatin sampe akhirnya ujan turun, and si kapten kapal berkaca mata hitam yang sama sekali ga mirip tom cruise itu nyuruh awak kapalnya wat nutup jendela perahu. uhh sial... tiba-tiba gue pemandangan itu berubah jadi sumpek, karena hujan diluar, jadi orang-orang diatas pada turun kebawah, ombak kenceng menggoyang perahu cukup kenceng, dan perut gue berasa di kocok-kocok, udara pengap, orang mundar-mandir, bau sayuran, bau ikan, bau manusia... semua campur jadi satu, and ini semua bikin gue mual... oughhh no... begitu sampe di dermaga, gue langsung turun and cari tempat muntah yang enak... tapi sial, ga bisa dimuntahin juga... cuma mual aja...
Begitu sampe, kita langsung jalan ke lokasi penginapan, namanya wisma dermaga, penginapan yang awalnya gue pikir 'ga banget' ternyata 'wokeehhhhh banget', tempatnya asri, nyaman, ber AC pula.. kayak gini nih tempatnya...

sampe sana kita makan siang, taro barang, and segera siap" wat snorkeling di pulau gue lupa lah pulau pertama itu pulau apa namanya...
hmm ternyata begini ribet make peralatan ini yah, kacamata yang super ketat, si snorkle yang bikin napas susah, mana si kaki katak itu berat banget kalo dipake, bukan mempermudah jalan, malah mempersulit.

tapi begitu gue masuk di aer dan ngeliat dalam laut, hmmm gue cuma terkagum-kagum dalam hati... oh begini toh dalam laut itu, keren abis, takut juga iya, karena semua itu serba baru buat gue, liat karang, dan tanaman-tanaman laut... whoaaaaa kerennn bangettttttt......
pindah lagi kita ke lokasi berikutnya, dipantai ke dua ini , banyak banget bulu babi, ngeliatnya aja gue langsung tahu ini dari tadi yang diomongin ama si instruktur supaya kita berhati-hati sama bulu babi, bener-bener ga bisa di bilang bulu, karena bentuknya lebih mirip landak, berduri-duri begitu, gue juga heran kenapa dinamain bulu babi, kenapa ga bulu landak aja sekalian, apa karena babi botak, jadi ada sejarahnya bulu babi di buang kelaut. hahhahaa emang kadang imajinasi gue suka menari-nari sendiri di otak gue.
Untung se untung-untung nya, walaupun berkali-kali gue ngelewatin bulu babi, gue gak jadi korban si bulu babi ini, karena emang gue takut, jadi setiap liat bulu babi, gue selalu kabur, asli ga nyaman banget gue ngomong bulu babi, kayaknya kasar banget... hehehehe.. di pulau yang banyak bulu babi ini juga, gue berhasil berdiri diatas batu karang besar sama anita... whoaaa senangnyaaaa.... sayang ga ada yang fotoin...... walaupun untuk kembali ke perahu, kita terpaksa diseret sama pelatihnya, supaya ga kena bulu babi.... hahahahaaaa.... tapi enak banget rasanya diseret begitu, santaaaiii bangetttt.....
Di pulau yang ketiga, kita ngeliat karang buatan, yang ini jauh lebih keren lagi, karena gue bisa megang ikan-ikan sesuka hati gue, dan ngelewatin beberapa karang yang keren abis... yah namanya juga karang buatan, gue berasa jadi kayak peneliti titanic... hehehehe... disini nih, si Anita jadi korban ubur-ubur, gue juga sih, untung nya dia duluan, jadi gue tahu gmana cara ngindar dari si ubur-ubur gaib itu.
Selama ini gue pikir yang namanya ubur-ubur gede, ternyata dia ga terllihat oleh mata, cuma gatel doang.
ngomong-ngomong soal anita, dia lebih keren lagi, lengkap banget dia dapet salam perkenalan dari pulau pramuka, di pulau pertama dia jadi korban batu karang, kakinya berdarah kena karang, di pulau kedua dia juga jadi korban bulu babi, kakinya kena tusuk bulu babi, dipulau ke tiga dia juga jadi korban ubur-ubur, bibir and tangannya disengat ubur-ubur. ini gambar laut tempat si anita jadi korban ubur-ubur... :D

selesai dari pulau kepulau itu, kita foto-foto di pulau ke empat, pulau nya keren abis, kita abisin waktu wat foto-foto disana. abis tuh kita ke pulau ke lima, disini kita pesen makan, baru kembali ke wisma untuk ganti baju, mandi, dan siap-siap balik lagi ke pulau kelima untuk menikmati santap malam.
Pas makan malam, perut gue berasa begah banget, bukan karena kebanyakan makan, tapi karena masuk angin kayaknya, mengingat perjalanan dari satu pulau ke pulau yang laen harus dilalui dengan perahu kayu, yang anginnya langsung mengenai badan, baju basah yang kita pake, kering karena angin.

so bisa kbayang kan gimana rasanya kalo baju kering dibadan, belum lagi pas makan siang, makan gue dikit banget. di perahu juga udah diputuskan kalo gue kebagian mandi terakhir, karena gue yang paling simple, karena gue ga perlu catok rambut, and gue juga lagi ga datang bulan, jadi ga ada alasan untuk mandi duluan, jadi gue ngalah untuk kebagian mandi paling belakang. karena ga betah, gue buka baju yang basah and tidur di balik selimut, sambil tunggu temen-temen gue yang laen mandi, pas giliran gue mandi, ga tahu kenapa tuh aer rasanya dingin bangetttt... ampe kaku badan gue, tapi mau ga mau harus mandi, karena abis maen air laut seharian, ga mungkin juga gue ga mandi... akhirnya gue paksain mandi dengan air super dingin itu...
tapi karena gue masih menikmati malam itu, gue tetep santai.... sampe setelah makan, gue rasanya dah mulai ngantuk berat, anita, irene, and rina (anak baru seorang guru yang sekamar sama kita, yang diketahui belakangan dia temennya sigit priyono juga) asyik berkaraoke menghibur peserta lain, and gue duduk di pinggiran dengan jaket kupluk gue, gue tutup muka gue dengan kupluk gue, and gue tidurrr.... sampe perahu dateng, pas perahu dateng, ga pake basa basi langsung naek, begitu sampe wisma, niatnya langsung tidur, tapi ga bisa, yah kira-kira 15 menitan ngobrol sama anak-anak, ga lama kemudian niatnya pengen nonton kate winslet eh malah langsung pules.... capek banget kayaknya...
to be continued...
Subscribe to:
Posts (Atom)






