Friday, November 25, 2011

Tidak puas dengan hasil terjemahan 'Committed' oleh Qanita Publisher

Dear Qanita Publisher,

Dengan tidak mengurangi rasa hormat, mungkin hanya sedikit memberikan masukan. Kemarin saya baru saja membeli buku Committed yang terjemahan. Sebelumnya saya sudah membeli yang versi Inggrisnya pada bulan Maret. Senang sekali, karena ternyata terjemahannya keluar lebih cepat dari yang saya perkirakan. Tapi begitu saya membuka lembar demi lembar, saya sangat kecewa sekali, karena ternyata hasil terjemahannya sangat mengecewakan. Saya bahkan tidak mampu memahami kata-kata yang ada di dalam buku Committed yang versi Bahasa. Saya lebih memahami dalam versi bahasa Inggris nya.
Sepertinya, mbak Harisa Permatasari sebagai penterjemah memang tidak terlalu pandai dalam menggunakan Bahasa Indonesia. Mungkin beliau memang ahli dalam Bahasa Inggris, tapi tidak dalam Bahasa Indonesia, sehingga pembaca tidak bisa menikmati kata demi kata yang ada di dalamnya. Sangat disayangkan, karena Elizabeth Gilbert sebagai penulis, telah merangkai kata yang sangat indah. Sungguh amat disayangkan, jika kata-kata itu menjadi tidak bisa dinikmati setelah diterjemahkan ke dalam bahasa. Saya seperti membaca terjemahan dari Google. Bahkan, yang dari Google sendiri lebih baik dalam menterjemahkan-nya.

Sejujurnya, saya jadi menyesal telah membeli buku Committed yang versi Indonesianya. Tapi saya beruntung, saya telah memiliki versi Inggrisnya. Setidaknya, saya masih tahu kelanjutan cerita dari Eat, Pray, Love. Saya juga sudah membaca Eat, Pray, Love baik yang versi Bahasa Indonesia, ataupun Bahasa Inggris, dan keduanya bagus. Sama-sama bisa dinikmati. Entah kenapa, yang Committed ini jadi mengecewakan. Mungkin karena beda penterjemah, untuk Eat, Pray, Love diterjemahkan oleh Mas Silamurti Nugroho. Mungkin Mbak Harisa Permatasari bisa belajar dari mas Silamurti Nugroho atau penterjemah lain bagaimana cara menterjemahkan yang baik.

Saran dari saya, mohon untuk ke depannya Qanita lebih berhati-hati dan selektif dalam mencari penterjemah. Mencari penterjemah bukan hanya penterjemah yang mampu menterjemahkan bahasa, tapi ia juga harus mampu membuat orang menikmati apa yang ia terjemahkan. Bayangkan, Elizabeth Gilbert merangkai tulisan itu dalam waktu yang tidak sebentar, sangat disayangkan ketika diterjemahkan kedalam bahasa, malah menjadi kacau dan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia.
Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.
Warm Regards,
=Lenny Ariesta=

Monday, October 24, 2011

You'll See

You think that I can't live without your love
You'll see,
You think I can't go on another day.
You think I have nothing
Without you by my side,
You'll see
Somehow, some way

You think that I can never laugh again
You'll see,
You think that you destroyed my faith in love.
You think after all you've done
I'll never find my way back home,
You'll see
Somehow, someday

Chorus:

All by myself
I don't need anyone at all
I know I'll survive
I know I'll stay alive,
All on my own
I don't need anyone this time
It will be mine
No one can take it from me
You'll see

You think that you are strong, but you are weak
You'll see,
It takes more strength to cry, admit defeat.
I have truth on my side,
You only have deceit
You'll see, somehow, someday

Chorus2:

All by myself
I don't need anyone at all
I know I'll survive
I know I'll stay alive,
I'll stand on my own
I won't need anyone this time
It will be mine
No one can take it from me
You'll see

You'll see, you'll see
You'll see, mmmm, mmmm

Friday, October 21, 2011

Sabar

Dijudesin itu asli emang nggak enak banget rasanya. Tapi haruskah menyerah hanya karena itu.

Anyway, ketika kita tahu dijudesin itu nggak enak, kita akan belajar untuk bersikap lebih baik kepada orang lain.

Dan kita juga jadi tahu, setinggi apapun jabatan orang, tidak jaminan orang tersebut faham akan etika berbicara di telp.

Dan juga akhirnya memahami, apapun yang kita rasakan akan keluar dari nada bicara kita. Lawan bicara juga akan bisa turut merasakan emosi yang kita rasakan.

Sabar dalam menghadapi segalanya, belajar dari segala kejadian. That's it. Simple, but believe me, it's not easy to do.
=LeNnY AriesTa=
Pin: 213E0B5E
Twitter: @Lennyari
http://lennyari.posterous.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Disco 2000

Well we were born within one hour of each other
Our mothers said we could be sister and brother
Your name is Deborah. Deborah. It never suited ya
And they said that when we grew up, we'd get married and never split up
We never did it although often I thought of it
Oh Deborah, do you recall
Your house was very small with wood chip on the wall
When I came around to call you didn't notice me at all
I said let's all meet up in the year 2000
Won't it be strange when we're all fully grown
Be there at 2 o'clock by the fountain down the road
I never knew that you'd get married
I would be living down here on my own
On that damp and lonely Thursday years ago

You were the first girl at school to get breasts
Martyn said that yours were the best
The boys all loved you but I was a mess
I had to watch them trying to get you undressed
We were friends but that was as far as it went
I used to walk you home sometimes but it meant
Nothing to you, cause you were so popular

Ah Deborah, do you recall
Your house was very small with woodchip on the wall
When I came around to call you didn't notice me at all
I said let's all meet up in the year 2000
Won't it be strange when we're all fully grown
Be there at 2 o'clock by the fountain down the road
I never knew that you'd get married
I would be living down here on my own
On that damp and lonely Thursday years ago

Oh yeah, oh yeah

Oh what are you doing Sunday baby
Would you like to come and meet me maybe you can even bring your baby
Ohhh ooh ooh. Ooh ooh ooh ooh
What are you doing Sunday baby
Would you like to come and meet me maybe you can even bring your baby
Ooh ooh oh. Ooh ooh ooh ooh. Ooh ooh ooh ooh. Oh.

Losing My Religion - REM

Life is bigger
It's bigger than you and you are not me
The lengths that I will go to
The distance in your eyes
Oh no, I've said too much
I set it up

That's me in the corner
That's me in the spotlight
Losing my religion
Trying to keep up with you
And I don't know if I can do it
Oh no, I've said too much

I haven't said enough
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think, I thought, I saw you try

Every whisper
Of every waking hour I'm choosing my confessions
Trying to keep an eye on you
Like a hurt lost and blinded fool
Oh no, I've said too much
I set it up

Consider this
Consider this the hint of the century
Consider this
The slip that brought me to my knees failed
What if all these fantasies
Come flailing around

Now I've said too much
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think, I thought, I saw you try

That was just a dream
That was just a dream

That's me in the corner
That's me in the spotlight
Losing my religion
Trying to keep up with you
And I don't know if I can do it
Oh no, I've said too much

I haven't said enough
I thought that I heard you laughing
I thought that I heard you sing
I think, I thought, I saw you try

But that was just a dream
Try try try try
That was just a dream
Just a dream

Mama - My Chemical Romance

Mama, we all go to hell
Mama, we all go to hell
I'm writing this letter and wishing you well
Mama, we all go to hell

Oh well now
Mama, we're all gonna die
Mama, we're all gonna die
Stop asking me questions
I'd hate to see you cry
Mama, we're all gonna die

And when we go don't blame us, yeah
We'll let the fires just bathe us, yeah
You made us oh so famous
We'll never let you go
And when you go, don't return to me my love

Mama, we're all full of lies
Mama, we're meant for the flies
And right now they're building a coffin your size
Mama, we're all full of lies

Well Mother, what the war did to my legs and to my tongue
You should have raised a baby girl
I should have been a better son
If you could coddle the infection
They can amputate at once
You should have been
I could have been a better son

And when we go don't blame us, yeah
We'll let the fires just bathe us, yeah
You made us oh so famous
We'll never let you go
She said "You ain't no son of mine"
For what you done they're gonna find
A place for you and just you mind
Your manners when you go
And when you go, don't return to me my love

Mama, we all go to hell
Mama, we all go to hell
It's really quite pleasant
Except for the smell
Mama, we all go to hell

2 - 3 - 4
MAMA! MAMA! MAMA!
MAMA! MAMA! MAMA! MAMA!

And if you would call me your sweetheart
I'd maybe then sing you a song
But there's shit that I've done with this fuck of a gun
You would cry out your eyes all along

We're damned after all
Through fortune and flame we fall
And if you can stay then I'll show you the way
To return from the ashes you call
We all carry on
When our brothers in arms are gone

So raise your glass high
For tomorrow we die
And return from the ashes you call

Sunday, October 16, 2011

Kisah di Balik Dinding Kamar

Pekerjaan mereka menghasilkan uang yang sangat cukup lumayan, selain dari gaji yang mereka bawa pulang setiap bulan, mereka punya pemasukan sampingan berupa tips yang bisa mereka bawa pulang setiap harinya. For sure, tips mereka pasti lebih dari 100ribu perharinya.

Sore ini si cantik dari kamar sebelah dengan suara kencangnya sedang melakukan percakapan tlp dengan temannya di teras kamarnya. Dari percakapannya aku menyimpulkan iya akan membelikan temannya (perempuan) itu sesuatu kalau temannya itu bersedia datang malam ini kekostan dan menemani dia untuk mengantar abangnya ke bandara, karena abangnya malam ini harus kembali ke malaysia.

Ya orang seperti dia, tidak sayang dengan uang, beli baju yang bagus, berhura-hura setiap hari, membelikan temannya ini dan itu. Tapi sayang, satu hal yang mereka lupa, pekerjaan mereka sementara, dunia mereka saat ini sementara, pekerjaan mereka hanya akan membutuhkan gadis-gadis cantik yang masih belia. Sementara waktu terus berjalan, mereka akan menjadi tua dimakan usia. Lalu jadi apa mereka nanti, apa pekerjaan mereka setelah ini.

Ya, aku penasaran, pekerjaan mereka sudah lama ada, aku penasaran, jadi apa orang-orang yang sudah tidak dipakai lagi didunia mereka seperti ini, kemana perginya mereka.

Tanda tanya yang cukup besar hadir mewarnai pikiran ku hari ini.

Kenapa mereka tidak menggunakan uang mereka dengan lebih baik, dengan penghasilan mereka, jika mereka tidak terlalu berfoya-foya harusnya mereka sudah bisa membeli rumah, atau paling tidak di kost yang lebih besar dari tempat sekarang. Kebodohan terbesar mereka adalah menghabiskan uang yang sudah mereka dapat, untuk bersenang-senang, terlarut dalam dunia malam. Sibuk mempercantik diri.

Aku yakin, kalian memiliki alasan masing-masing dalam menjalankan kehidupan kalian seperti ini, menikmati hidup kalian sekarang ini. Dan tak bisa menutup mata, kalian hadir mewarnai kehidupanku, memberi pelajaran bagiku. Baik yang aku kenal ataupun tidak ku kenal disini, kalian adalah teman ku. Aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian.

Lenny Ariesta
Twitter @lennyari
IM: ilen_ops@hotmail.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®