Monday, February 22, 2010

Cermin Cermin hidup ku

Gadis cantik berasal dari ACEH, seorang wanita shalehah yang menawan, walaupun masih muda tapi banyak yang aku pelajari dari dia, tidak sedikitpun akumalu untuk belajar darinya...

tutur katanya yang santun, menandakan ciri orang terpelajar, lemah lembutnya menandakan ciri khas kewanitaannyaa....

Kecantikan alamiah yang dia miliki merupaakan anugerah terindah dari ALLAH SWT yang dapat dinikmati oleh mata setiap manusia. Senyum khas yang keluar dari bibir mungil nya. Cara berpakaian nya yang sopan. Cara dia menghormati orang yang lebih tua dari diri nya...

keimanannya yang menjadikan dia terlihat semakin mempesona diluar penampilan fisiknyaaa... ketika kita melihat bagaimana cara dia bicara, cara dia beribadah...

sungguh sosok yang luar biasa...

Dia adalah junior aku di kampus, sekalipun aku tak pernah bertemu dengan dia sebelumnya karena ketika dia masuk kampus, aku sudah lulur, dan dia juga junior aku di kantor, tapi sekalipun dia junior aku, untuk masalah lain, aku berguru banyak dari dia. Dia seperti cermin tempat aku harus berkaca. Dia seperti cerminan yang dihadirkan Tuhan, seolah tuhan menegur ku sudah seberapa jauh aku dari Nya. melihat dia mendewasakan aku.

Aku belajar banyak dari dia, dalam hal kehidupan, aku melihat bagaimana ia tetap bisa menjalani kehidupannya walaupun begitu banyak masalah yang ia hadapi, aku belajar cara bekerja juga dari dia, aku belajar cara bersikap juga dari diaa....

Aku banyak belajar dari dia....
Terima kasih Tuhan selama aku hidup engkau selalu menghadirkan teman-teman untuk aku berkaca menjadi yang lebih baik.

masa SMA ku :

Aku sebangku dengan ENI (Nureni), dia yang selalu membimbing aku dan mengingatkan aku untuk selalu lebih dekat kepada NYA, berusaha menjadikan aku manusia yang lebih baik.

Aku dekat dengan fanny (Fanny Fajaryanti Alm.), dia yang membawa aku ke Mbak Murti seorang murob yuang luar biasa sabar.

Masa Kuliah ku:

Aku dekat dengan meta, dan mengajak ku untuk gabung dalam Rohis kampus, terima kasih kepada semua teman-teman kampus yang perah menyeimbangkan perjalanan hidup aku.

Masa kerja ku:

Aku dekat dengan Fanny (Zuchra Utami), dia yang selalu menjadi pembimbing aku secara dia tidak sadari.

dan ketika aku pindah ke kantor pusat aku ketemu dengan MEUTIA, ya dia adalah gadis yang sedari tadi aku bicarakan....

Aku sadar, Tuhan selalu mengingatkan aku melalui mereka....
Terima kasih Tuhan telah memberikan aku teman-teman seperti mereka...

Termasuk dua sepupu yang luar biasa Aila dan Aino, yang tiada henti menyadarkan aku, secara tidak langsung, melalui tindakan tindakan kegiatan mereka sehari-hari.

Sejujurnya, tidak satu pun dari mereka mengajari aku, tapi tanpa disuruh pun aku akan belajar....
Justru ketika mereka tidak mengajari aku, dari situ aku belajar sesuatu dari merekaa...

Terima kasih Tuhan, telah meghadirkan mereka dalam kehidupan ku.
Sebagai cerminan darimana aku berasal, kemana aku akan mengarah.
Sekali lagi terima kasih Tuhan.

KAU - TOLONG AKU

Tolong jangan paksa aku untuk menjadi orang selain aku
Tolong jangan ajari aku untuk menjadi orang lain
Tolong nikmati aku sebagai aku
Tolong hargai aku sebagai aku
Tolong terima aku sebagai aku
Tolong untuk tidak memaksa aku menjadi seorang penjilat
Tolong jangan paksa aku untuk menjadi sesuatu yang bukan aku
Tolong biarkan aku hidup dengan cara hidup aku
Tolong biarkan aku bekerja dengan cara aku
Toong biarkan aku menyelasaikan apa yang menjadi tugasku
Tolong biarkan aku mengerjakan apa yang patut aku kerjakan
Tolong izinkan aku mengasah kemampuan administratif aku
Tolong biarkan aku mengembangkan diri aku sendiri
Tolong jangan paksa aku berkembang dengan caramu
Tolong dengarkan aku

Karena AKU adalah AKU, dan AKU datang dari AKU
Karena KITA berbeda,KAU adalah KAU dan AKU adalah AKU

Biarkan AKU menjadi AKU
Dan akan ku biarkan KAU menjadi KAU
Karena AKU yakin KAU pasti juga tidak senang dipaksa menjadi orang lain bukan....??????

Mari belajar arti perbedaan,dan belajar menerima satu sama lain.
Kemampuan kita berbeda, pekerjaan kita berbeda, berjalan lah pada koridor masing-masing
Jangan paksa aku melalui rel yang tak seharus nya kulalui jika aku tidak memungkinkan sampai pada tujuan ku.

Thursday, January 21, 2010

Imigrasi

Dear all,

Semenjak tahun 2005 gue dah ga pernah lagi menginjakan kaki di kantor Imigrasi ini, sekarang di tahun 2010 tepat berakhirnya jangka waktu paspor gue, dan gue harus memperpanjang, hmmm tempat ini jauh berbeda... sekarang sudah lebih bersih, lebih rapih, dibuat tingkat 2 dan dibuat senyaman mungkin, ada AC, ada TV (kalo TV dari dulu juga ada sih).

Perubahan nggak cuma pada bangunan kantor nya aja, tapi semua prosedur juga sebagian besar berubah, kalo dulu gue sampe di tempat foto tinggal duduk, langsung jepret, ini gue masih sempet di tata dulu, kuping harus kelihatan, alis harus keliatan, poni harus di keatasin. hahaha terbayang dong gimana nggak banget nya hasil fotonya itu....

Selesai foto kita di scan 10 jari, satu persatu jari kita di scan, dulu di tahun 2005 kita cuma disuruh cap jempol aja... sekarang seluruh dunia bisa tahu cap jari gue... (hmmmm canggih juga.....) diakui berarti keberadaan gue.

Tapi tetep masih ada yang kurang, paspor nya baru bisa diambil 3 hari kemudian.... whoaa.. kenapa ga langsung hari itu siyh.... dan tetep aja antrian panjang tetep harus kita ikutin,....

kenapa sih disini kita ga bisa hidup tanpa antri, jadi kan kita bisa menghemat waktu...

semoga orang" imigrasi itu bisa lebih kreatif, mencari ide mengikuti teknologi supaya mengurangi antrian...

Tapi ini bener-bener satu kemajuan dibanding 5 tahun sebelumnyaaa......

Tuesday, December 29, 2009

Pulau Pramuka 27 Dec 2009

Minggu, 27 Dec 2009

Pagi" alarm anita bunyi, tapi gue cuekin, begitu juga sama anak-anak yang laen, gue yakin banget mereka pada denger tuh bunyi alarm, ga lama kemudian alarm gue bunyi, kali ini gue beneran kepluk banget, akhirnya si irene yang matiin alarmnya.

Pas gue bangun ibu guru udah teriak teriak, ayo bangunnn banguunnn mandiii.... whoahhh pantes jadi guru, hmm dengan keterpaksaan gue bangun, si anita lagi kebawah bikin kopi, setelah kita beres-beres di kamar, kita jalan ke penakaran penyu, tempatnya ga begitu besar, tapi lumayan keren...

and here we are:


Disitu kita liat penyu bengkok.... hmm kasian juga sih...
abis itu kita ke pelestarian hutan bakau, and foto-foto diatas gedung ga jadi... agak parno naek tangganya karena ga ada pegangannya, yah demi foto apapun kita lakukan.... walaupun membahayakan diri sendiri...


Foto ini belum seberapa, karena ini baru ditangga bawah, karena kita foto bener-bener sampe ke atas and itu beneran bikin gue rada parno...

Setelah foto nekat itu, kita cari lokasi laen wat foto, ada satu lokasi, ga tahu itu tempat apa, ada tangganya dan banyak daun berserakan, gue suka banget liatnya, fotolah kita disitu, and begini hasilnya:

Kalo ada yang mau prewed, disini aj, keren banget tempatnya wat poto-poto... klasik-klasik gimana gitu... hehehe..

Abis itu, kita makan nasi goreng di cafe ade, biasa aja sih, cuma berhubung laper yah lumayan lah, terus kita balik lagi ke wisma, buat naro tas ke gerobak, fyi disini ga ada mobil, ada nya motor, jadi untuk angkut barang mereka pake gerobak. Fyi, juga disini listrik mati dari jam 9 sampe jam 21.00, bagus bangettt.... jadi ga bisa ngapa-ngapainn... tega-tega nya pemerintah disini.... berarti masyarakat disini ga bisa nonton TV selama itu... kasian banget... kalo turis domestik kayak gue gini mah seneng-seneng aja, kita lebih berasa masuk ke daerah pelosoknya, tapi penduduk yang tinggal disini, apa kabar rasanya hidup tanpa listrik selama itu... oughh no...

Sampailah kita diakhir perjalanan....
Agak sedih juga, tapi puasssssss banget bissa berkunjung ke pulau ini, nah moment ini bener-bener harus diabadikan....


"Selamat tinggal Pulau Pramuka, semoga lain waktu gue bisa balik lagi kesini"

Abis itu, kita ke dermaga kali ini gue pilih duduk diatas, biar ga mabok lagi.... yah beginilah kondisi orang-orang yang duduk diatas:

Masuk angin, udah pasti.. secara angin langsung kena ke badan kita.... hujan, yah langsung kena, karena yang ketutup cuma atasnya aja...

Perahu kayu siap jalan, baru jalan beberapa meter, ada orang teriak-teriak ada yang ketinggalan, perahu menepi lagi dan ngangkut orang-orang itu... gak lama perahu jalan lagi...kira-kira 15 menit perahu itu balik lagi ke dermaga, loh ada apa nih tanya gue dalam hati, ohhh ternyata segerombolan ABG chinese rempong itu ketinggalan.... alamaaakk... tadi pas kita udah siap-siap ke perahu, mereka lagi santai makan di cafe ade itu, malah sempet denger mereka merencanakan mau jalan kemana lagi, gue pikir gue ga bakalan bareng mereka lagi, eh ternyataaaa perahu jauh-jauh puter balikwat jemput mereka doang... whoaa luarrr biasaaa bangettt.....

Begitu sampe kembali di muara karang, gue langsung beli teh botol, secara hausssss banget... hmmm beda bangettt... begitu bau amis itu kecium, hmmm itu tandanya kita udah kembali ke muara angke.... baunya khas bangettt....

Kita pulang naek angkot, karena ga ada taksi disitu, naek taksi yang ga tahu juga sampe mana tempatnya, begitu liat ada taksi kita semua turun, and disini kita berpisah. naek taksi cab menuju perjalanan selanjutnya, eksis di bekasi wat kumpul sama teman-teman yang laen, walopun udah tepar setengah mati.

Apapun yang terjadi di perjalanan kali ini, hmmm semuanya serba seru...
Ga nyesel banget gue ikut trip to pulau pramuka kali ini, keren abisss.... nambah pengalaman... nambah teman... kerennn....

I really really enjoy this trip....

Pulau Pramuka 26 Dec 2009

Saturday 26 Dec 2009.

Perjalanan menuju Pulau Pramuka dimulai dari Muara Angke, tempat yang emang nggak banget, bau amis nya langsung berasa begitu kita masuk gerbang pasar. wat bisa sampe ke Pulau Pramuka, kita harus naek perahu kayu yang mengangkut sasyur mayur itu, kebetulan karena gue dan dua orang rekanz yang laen gak ngerti, kita ambil posisi di bawah, karena kita pikir lebih aman, karena lebih tertutup, karena kalau diatas langsung kena angin, kena hujan.

and, here we are:
Irene Margaretha, Anita Uli, and Me.

Fyi, disamping irene, kalo lo perhatikan baik-baik, ada segerombalan ABG chinese yang hebohh banget... whoaa bikin kepala gue pusing, teriak-teriakan mulu, udah diri di jendela, pas kena cipratan air teriak-teriak... oughh no... heboooohhhhh bangettt..... gue, anita, and irene berdoa semoga mereka ga sekamar ama kita.... untungnya, jangankan sekamar, sewisma pun nggak.. oughh thanks God....

Memulai trip kali ini tanpa sarapan kayaknya bukan ide bagus, dari balik jendela diatas kepala gue itu, dateng ibu-ibu separuh baya nawarin ketan, hmmm pucuk dicinta ketan tiba, langsung gue ama anita balik badan ke belakang,and segera memesan tuh ketan tanpa pikir panjang pastinya, secara harganya cuma Rp. 5000 untuk dua bungkus, and ketannya bukan ketan bulet, tapi ketan yagn disendok pake sendok nasi. Hmm yummy, ketan ditaburi kelapa plus sambel kacang... hmm yummy...

But tujuan trip kali ini bukan untuk makan isn't it.... makanan ini special kita beli karna emang kita butuh, karna kita bener" belum sarapan. masa mau naek perahu 2 jam tanpa makan, yah ga logis aja kayaknya..

Ga lama kemudian perahu kayu itu berangkat, hmm gue bener" menikmati angin laut, saking ga mau menyia-nyiakan pemandangan laut, gue berdiri bersandar di jendela perahu untuk ngeliat keindahan laut dari atas perahu, ombak ombak yang terlihat datar cuma saling baku hantam satu sama lain, persis seperti manusia, keliatannya santai padahal hidupnya begejolak... semua masih bisa gue nikmatin sampe akhirnya ujan turun, and si kapten kapal berkaca mata hitam yang sama sekali ga mirip tom cruise itu nyuruh awak kapalnya wat nutup jendela perahu. uhh sial... tiba-tiba gue pemandangan itu berubah jadi sumpek, karena hujan diluar, jadi orang-orang diatas pada turun kebawah, ombak kenceng menggoyang perahu cukup kenceng, dan perut gue berasa di kocok-kocok, udara pengap, orang mundar-mandir, bau sayuran, bau ikan, bau manusia... semua campur jadi satu, and ini semua bikin gue mual... oughhh no... begitu sampe di dermaga, gue langsung turun and cari tempat muntah yang enak... tapi sial, ga bisa dimuntahin juga... cuma mual aja...

Begitu sampe, kita langsung jalan ke lokasi penginapan, namanya wisma dermaga, penginapan yang awalnya gue pikir 'ga banget' ternyata 'wokeehhhhh banget', tempatnya asri, nyaman, ber AC pula.. kayak gini nih tempatnya...


sampe sana kita makan siang, taro barang, and segera siap" wat snorkeling di pulau gue lupa lah pulau pertama itu pulau apa namanya...



hmm ternyata begini ribet make peralatan ini yah, kacamata yang super ketat, si snorkle yang bikin napas susah, mana si kaki katak itu berat banget kalo dipake, bukan mempermudah jalan, malah mempersulit.


tapi begitu gue masuk di aer dan ngeliat dalam laut, hmmm gue cuma terkagum-kagum dalam hati... oh begini toh dalam laut itu, keren abis, takut juga iya, karena semua itu serba baru buat gue, liat karang, dan tanaman-tanaman laut... whoaaaaa kerennn bangettttttt......

pindah lagi kita ke lokasi berikutnya, dipantai ke dua ini , banyak banget bulu babi, ngeliatnya aja gue langsung tahu ini dari tadi yang diomongin ama si instruktur supaya kita berhati-hati sama bulu babi, bener-bener ga bisa di bilang bulu, karena bentuknya lebih mirip landak, berduri-duri begitu, gue juga heran kenapa dinamain bulu babi, kenapa ga bulu landak aja sekalian, apa karena babi botak, jadi ada sejarahnya bulu babi di buang kelaut. hahhahaa emang kadang imajinasi gue suka menari-nari sendiri di otak gue.

Untung se untung-untung nya, walaupun berkali-kali gue ngelewatin bulu babi, gue gak jadi korban si bulu babi ini, karena emang gue takut, jadi setiap liat bulu babi, gue selalu kabur, asli ga nyaman banget gue ngomong bulu babi, kayaknya kasar banget... hehehehe.. di pulau yang banyak bulu babi ini juga, gue berhasil berdiri diatas batu karang besar sama anita... whoaaa senangnyaaaa.... sayang ga ada yang fotoin...... walaupun untuk kembali ke perahu, kita terpaksa diseret sama pelatihnya, supaya ga kena bulu babi.... hahahahaaaa.... tapi enak banget rasanya diseret begitu, santaaaiii bangetttt.....

Di pulau yang ketiga, kita ngeliat karang buatan, yang ini jauh lebih keren lagi, karena gue bisa megang ikan-ikan sesuka hati gue, dan ngelewatin beberapa karang yang keren abis... yah namanya juga karang buatan, gue berasa jadi kayak peneliti titanic... hehehehe... disini nih, si Anita jadi korban ubur-ubur, gue juga sih, untung nya dia duluan, jadi gue tahu gmana cara ngindar dari si ubur-ubur gaib itu.

Selama ini gue pikir yang namanya ubur-ubur gede, ternyata dia ga terllihat oleh mata, cuma gatel doang.

ngomong-ngomong soal anita, dia lebih keren lagi, lengkap banget dia dapet salam perkenalan dari pulau pramuka, di pulau pertama dia jadi korban batu karang, kakinya berdarah kena karang, di pulau kedua dia juga jadi korban bulu babi, kakinya kena tusuk bulu babi, dipulau ke tiga dia juga jadi korban ubur-ubur, bibir and tangannya disengat ubur-ubur. ini gambar laut tempat si anita jadi korban ubur-ubur... :D


selesai dari pulau kepulau itu, kita foto-foto di pulau ke empat, pulau nya keren abis, kita abisin waktu wat foto-foto disana. abis tuh kita ke pulau ke lima, disini kita pesen makan, baru kembali ke wisma untuk ganti baju, mandi, dan siap-siap balik lagi ke pulau kelima untuk menikmati santap malam.

Pas makan malam, perut gue berasa begah banget, bukan karena kebanyakan makan, tapi karena masuk angin kayaknya, mengingat perjalanan dari satu pulau ke pulau yang laen harus dilalui dengan perahu kayu, yang anginnya langsung mengenai badan, baju basah yang kita pake, kering karena angin.


so bisa kbayang kan gimana rasanya kalo baju kering dibadan, belum lagi pas makan siang, makan gue dikit banget. di perahu juga udah diputuskan kalo gue kebagian mandi terakhir, karena gue yang paling simple, karena gue ga perlu catok rambut, and gue juga lagi ga datang bulan, jadi ga ada alasan untuk mandi duluan, jadi gue ngalah untuk kebagian mandi paling belakang. karena ga betah, gue buka baju yang basah and tidur di balik selimut, sambil tunggu temen-temen gue yang laen mandi, pas giliran gue mandi, ga tahu kenapa tuh aer rasanya dingin bangetttt... ampe kaku badan gue, tapi mau ga mau harus mandi, karena abis maen air laut seharian, ga mungkin juga gue ga mandi... akhirnya gue paksain mandi dengan air super dingin itu...

tapi karena gue masih menikmati malam itu, gue tetep santai.... sampe setelah makan, gue rasanya dah mulai ngantuk berat, anita, irene, and rina (anak baru seorang guru yang sekamar sama kita, yang diketahui belakangan dia temennya sigit priyono juga) asyik berkaraoke menghibur peserta lain, and gue duduk di pinggiran dengan jaket kupluk gue, gue tutup muka gue dengan kupluk gue, and gue tidurrr.... sampe perahu dateng, pas perahu dateng, ga pake basa basi langsung naek, begitu sampe wisma, niatnya langsung tidur, tapi ga bisa, yah kira-kira 15 menitan ngobrol sama anak-anak, ga lama kemudian niatnya pengen nonton kate winslet eh malah langsung pules.... capek banget kayaknya...

to be continued...

Taksi StreSs

25 Dec 2009 - 11.23 pm
Menekan nomor 0218403xxx dari my ponsel, berikut percakapan yang terjadi antara gue dan operator:
Operator: xxxxx selamat malam, ada yang bisa dibantu
Me: Selamat malam, mas mau pesen taksi untuk besok pagi bisa...???
Operator: bisa ibu, bisa minta alamat ibu sekarang dijemput kemana ibu
Me: oh ke Pondok Kelapa blok x no xx yah mas
Operator: untuk tuj kemana ibu
Me: ke mmmhh Mc'D Pangkalan Jati terus nanti lanjut lagi ke muara angke, bisa mas..???
Operator: oh bisa ibu, untuk jam berapa...???
Me: Berangkatnya sekitar jam 5, mungkin taksi nya ud bisa standby jam 4.20 yah mas
Operator: oh baik ibu, untuk taksi nya silahkan di tunggu yah bu, akan kami carikan, bisa minta nomor telp ibu
Me: xxxxxxx, terima kasih yah mas, nanti besok pagi sekitar setengah 5 saya telplagi boleh yah mas untuk memastikan..
Operator: oh bisa ibu, silahkan, ada lagi yang bisa kami bantu ibu...
Me: oh nggak, terima kasih mas, besok aja saya konfirmasi lagi..
Operator: baik ibu, terima kasih telah blablablablabla.....
Me: iyah mas, selamat malam

(klik telp dimatikan)

26 Dec 2009 04.34am

Operator: xxxxx selamat pagi, ada yang bisa kami bantu
Me: Pagi, mas mau konfirmasi, taksi yang ke pondok kelapa udah ada yah mas
Operator: oh, sudah ibu sudah berangkat, ditunggu saja ibu
Me: oh iya, makasih yah mas...

(klik telp dimatikan)

Kira-kira seperti itu pembicaraan saya dengan si operator taksi, pukul 04.45 am si driver taksi pun datang, dengan mengetuk pintu pagar, gak tahu dia ngomong apa ama nyokap didepan, and gw terus sibuk membenahi barang dan menelp temen" gw untuk janjian di pangkalan jati. gak lama nyokap masuk and bikinin teh, gue pikir tadinya wat gue, ternyata wat si driver. (hmm baek juga nyokap gue).

Pukul 05.10am temen gue ngabarin dia udah otw, so gue juga siap berangkat ke pangkalan jati, and sambil pamit, gue bawa semua barang-barang gue ke taksi. sebelumnya pas gue beresin barang and siap naek taksi si supir taksi udah sibuk banting pintu mobil dia, pintu bagasi dan pintu belakang kanan mobil dia ada lah sekitar 4 kali dia banting pintu, yang gue sendiri juga ga ngerti maksud and tujuannya. karena jelas-jelas belum ada satu barang gue pun yang masuk bagasi. kayaknya dia kesel nunggu.

begitu gue masuk taksi, dia ngedumel: "mbak udah jam berapa nih mbak, mbak bilang nya jam berapa". Bete juga gue digituin, kayaknya gue cuma telat 10 menit aja, bawelnya udah luar biasa amat ni orang, yah ngerasa gue juga salah gue cuma bilang "maaf ya pak, kelamaan yah pak...". And si sopir taksi terus ngoceh ga jelas. sedangkan gue tetep sibuk berusaha menghubungi temen gue yang laen untuk janjian dia Mc'D pangkalan jati.

Sampe di lampu merah Depo Bangunan gue bilang ama si sopir taksi "pak nanti mampir ke Mc'D pangkalan Jati dulu yah pak". si sopir taksi ga jawab sama sekali.... kayaknya sopir taksi ini ga lulus test ramah tamah terhadap pelanggan kali dulu. pas udah mau sampe di Mc'D Pangkalan Jati gue bilang lagi "Pak ke Mc'D sebentar yah pak.." dia tetep diem ga jawab, pas udah sampe depan Mc'D gue ulang lagi "Pak Ke Mc'D yah pak" tapi dia tetep nyuekin gue, dan malah belok ke arah tol, sampe gue ngomong agak kenceng takut dia ga denger "PAK. Ke Mc'D Pangkalan Jati dulu yah pak...." and dengan nada ketus dia jawab "iya mbak iya". okeyy... sabar lenn sabarr.... mungkin dia masih emosi... so gue masih ngebiarin dia bawa gue muter-muter, yang harus nya tadi tinggal belok, sampe harus muter"...

Abis muter, dia malah belok ke gang kecil samping kampus, ough God, ini baru mengkhawatirkan, jelas-jelas gue takut, dan ini udah ga bisa dibiarin. Baru disitu gue emosi jiwa, gue baru teriak-teriak sama dia berikut percakapannya:

Me: Pak, sebenernya ini saya mau dibawa kemana sih pak, saya bilang kan dari tadi Mc'D Pangkalan Jati, bapak mau ngapain kesini??!!
Driver: ckkk ahh.... Tadi mbak bilang pangkalan jati 2, sekarang Mc'D pangkalan jati
(come on, ini yang goblok dia apa gue sih sebenernya, jauh banget dong antara Mc'D pangkalan Jati and Pangkalan Jati 2)
Me: Pak, dari tadi dari lampu merah saya udah bilang Mc'D pangkalan Jati,makanya didengerin dong pak kalo saya ngomong, sampe tadi kita lewat Mc'D pun saya udah bilang sama bapak, Mc'D Pangkalan Jati, Mc'd pangkalan Jati, bapak malah diem aja, sekarang malah dibawa kesini, bapak jangan maen-maen pak, kalo kayak gini saya juga berhak marah pak, apa-apaan ini bapak kayak gini. Dari tadi saya udah sabar pak, cuma kalo cara bapak gini...
Driver: -memotong pembicaraan gue- makanya mbak bilang dong dari awal kalo mau jemput orang, jangan begini caranya mbak, saya ga dikasih tahu apa-apa tiba-tiba mbak maen jemput orang aja...
(anjiirrrr mabok kali nih orang, kenapa juga gue harus laporan ama dia gue mau angkut siapa angkut siapa, itukan hak gue, kewajiban dia ya cuma anter gue sampe tempat tujuan, hak dia yah gue bayar, kenapa dia jadi rempong ngurusin gue mau jemput siapa)
Me: Pak, apa bedanya sih pak, yang penting bapak kan saya bayar
Driver: loh yah ga bisa gitu mbak, mbak awalnya telp kan minta diantar ke muara angke, kok jadi muter-muter gini
Me: Pak, ini bukan muter-muter, bapak sendiri yang bikin muter, harusnya tadi kan tinggal belok, saya udah bilang kan dari tadi, tapi bapak ga denger

Sampe di Mc'D pangkalan jati, anita masuk dan minta uang untuk bayar taksi dia, tapi karena dia ngeliat gue lagi nyolot"an ama sisupir taksi dia ajak gue pindah, and gue bayar si supir taksi 20000 "pak, ini uang 20000 saya bayar sesuai min charge yah pak, saya kecewa sama Gxxxx kalau kayak gini caranya" gue ngeloyor pergi dengan taksi Mega Kosti nya si Anita.

Begitu gue duduk ditaksi Mega Kosti itu, ternyata si driver taksi Gxxxx nyamperin, masih dengan muka nyolot: "udah mbak bawa aja uang nya, saya ga suka kalo kayak gini caranya, mbak tadi awalnya telp minta diantar kemana, kok malah jadi jemput orang begini." oughh God, udah gila kali nih orang yah, beneran cari ribut banget....

Me: sekarang mau bapak apa
Driver: loh ya tadi mbak minta nya dianter kemana yang bener dong mbak
Me: saya minta diantar ke muara angke, terus karena cara bapak ga udah ga bener saya ga mau naek taksi bapak
Driver: mbak, saya umat xxxxxxxx ud coba sabar yah mbak dari tadi, ga bisa begini caranya mbak
Me: loh, pak masalahnya dimana, bukan masalah umat pak, sekarang bapak maunya apa
(gila nih orang bawa-bawa masalah agama, and masalah kesabaran, dimana yah letak kesabaran dia, kalo dia sabar pasti gak ada kejadian begini bukan....????)
Anita: ya udah pak, sekarang solusinya apa..??
Driver: ya nggak, sekarang mbak ini ga ada info apa-apa tahu tahu saya harus kesini, harusnya bilang kalo emang mau jemput dari awal, kan enak...
Driver taksi Mega Kosti: udah mbak, pindah ke taksi bapak ini aja mbak, gak apa-apa
Me: bapak ,sekarang mau nya apa, saya udah gak mau naek taksi bapak, bapak saya bayar juga gak mau, jadi sekarang mau bapak apa
Driver: ya nggak, mbak harusnya bilang dong dari awal
Si supir taksi Mega Kosti turun nyamperin dia, baru dia pergi balik lagi ke taksinya sambil ngedumel.

and akhirnya, gue tetep ke muara angke dengan taksi Mega Kosti, kebetulan si Irene belum dateng, kita masih tunggu irene, si driver Taksi Mega Kosti bilang "mbak, argonya saya matikan dulu yah mbak sambil tunggu temennya, nanti baru dihidupkan lagi". Oh my God, baek banget niy orang, beda banget ama supir taksi yang barusan gue naekin.

Guys, gue gak ngerti apa motif si supir taksi yang pertama gue naekin itu, sampe dia segitu marahnya gue angkut temen. yang pasti satu pesen gue, berhati-hatilah.

Gue kapok banget untuk naek taksi itu lagi, asli....

Tadinya taksi itu merupakan taksi andalan gue, gue punya 3 taksi andalan selain BLUe BIRD, yaitu EXPRESS, PUTRA, dan GAMYA. Tapi sekarang gue delete bener" taksi GAMYA itu dari list taksi andalan gue, gue ganti jadi taksi MEGA KOSTI.

kebetulan hari ini gue dapet pesen dari BBM tentang modus kejahatan di beberapa taksi, sempet terpikir apa ini salah satunya, tapi tetep ga mau berpikir negatif, yang penting gue selamat. and untuk pencegahan, takut terjadi apa-apa, gue gak akan pernah naek taksi itu lagi seumur hidup gue. Semoga kejadian kayak gini gak terulang ke orang laen.

Coba di telaah lebih lanjut, kenap si supir taksi marah waktu tahu gue bawa temen, kenapa si supir taksi gak terima gue bawa temen, kenapa si supir taksi pura-pura ga denger waktu gue bilang gue mau ke Mc'D, kenapa si supir taksi malah bawa gue ke gang sempit yang sepi di daerah pangkalan jati dengan alasan dia salah denger. gue yakin lo bisa dengan jelas bedain Mc"D PANGKALAN JATI and PANGKALAN JATI 2.

Be CAREFULL...

Monday, December 7, 2009

Tentang Rasa

serious relationship, hmmm tampak seperti sesuatu yang indah tapi menyeramkan... indah kalo dengan orang yang emang gue impikan, tapi seperti nightmare ketika yang menawarkan bukan orang yang gue impikan.

tapi apa harus kita menunggu orang yang kita impikan.. gimana kalo orang yang kita impikan ga kunjung datang. tapi apa iya kita harus memaksakan suatu hub dengan orang yang sebenernya kita ga yakin sama dia. gimana kalo ternyata nightmare itu jadi kenyataan.

Kadang gue heran sama orang yang mencetuskan "jalanin aja cinta tumbuh dengan sendirinya" bagi gue cinta itu udah seharusnya tertanam dengan sendirinya, bukan tumbuh dengan sendirinya, gimana bisa dia tumbuh kalo ga di tanam. ketika menanam pun ga bisa sembarangan, kalo menanam nya dipaksakan,dia ga akan mungkin tumbuh.

gue ga pernah berhayal hidup diatas suatu hubungan serius tanpa rasa, pasti hampa...
Sekalipun orang itu terus berusaha membahagiakan lo, tapi pasti rasa nya hampa, mungkin balasan lo ke dia cuma karena rasa kasihan. Dan itu bukan hubungan yang gue mau.

Mungkin sekarang gue cuma bisa menunggu si Mr. Right itu datang. kalo pertanyaan nya enak ga sih menunggu, jelas ga enak, tapi lebih ga enak lagi kalo harus menjalani hub dengan Mr. Hampa bukan....??? Apa lagi kalo sampe memaksakan, udah tahu gak ada perasaan apa-apa tapi gue tetap menjalani... hmm yang ada cuma akan nyakitin diri gue dan diri orang tersebut...

Semoga dengan kesabaran, dan jalan pemikiran ini, apa yang gue ambil, adalah BENAR. keputusan untuk menunggu Mr. Right ini semoga adalah BENAR.

doakan yah semoga gue bisa menjalani Serius Relationship dengan Mr. Right. Smoga si Mr. Right itu cepet dateng yah... Amien...

and for others, please understand me...
satu hal yang harus lo tahu, rasa ga bisa dipaksa...